HONDA

Groundbreaking, Harian Disway Siapkan Gedung Kantor Baru

Groundbreaking, Harian Disway Siapkan Gedung Kantor Baru

Groundbreaking, Harian Disway Siapkan Gedung Kantor Baru--

RAKYATBENGKULU.COM – Harian Disway segera memiliki gedung kantor baru. Lokasinya sangat strategis, berada di Jalan Ketabang Kali, tepat di belakang kantor lama di Jalan Walikota Mustajab yang berhadapan langsung dengan Balai Kota Surabaya.

Gedung yang dibangun secara vertikal tersebut disiapkan menjadi kantor bersama Harian Disway, DBL Indonesia, dan Persebaya.

Prosesi groundbreaking digelar secara sederhana dengan mengundang sejumlah mitra dan partner perusahaan.

Chief Financial Officer (CFO) Harian Disway yang juga pimpinan proyek, Annie Wong dalam sambutannya berharap pembangunan gedung baru ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan dan visi jangka panjang perusahaan.

BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Pendaftaran PPPK Sekolah Rakyat 2026 Hanya 7 Hari, Kelulusan Tahap Awal Diumumkan 17 Juni

BACA JUGA:Jangan Sampai Gugur Administrasi, Ini 7 Dokumen Wajib untuk Daftar PPPK Sekolah Rakyat 2026

"Semoga dengan pembangunan gedung Disway Center ini dapat memperkuat harapan dan komitmen kita untuk memiliki masa depan yang berkepanjangan. Kami berharap gedung ini membawa kemajuan, ruang kolaborasi, serta memberikan manfaat luas bagi kita semua," ujar Annie Wong.

Founder Disway Dahlan Iskan mengungkapkan bahwa hingga saat ini nama resmi gedung tersebut masih belum ditetapkan. Untuk sementara, proyek itu masih menggunakan nama Disway Center.

“Nama gedung ini masih saya rahasiakan. Terutama pada anak saya Azrul Ananda. Sebab dia juga merahasiakan pemain rekrutan baru Persebaya untuk musim depan,” kata Dahlan yang disambut tawa para tamu undangan.

Sebagaimana diketahui, Azrul Ananda saat ini menjabat sebagai Presiden Klub Persebaya Surabaya.

Dahlan berharap nama gedung baru tersebut nantinya mampu merepresentasikan semangat kolaborasi antara Disway, DBL Indonesia, dan Persebaya.

Tiga entitas tersebut selama ini berkembang dalam ekosistem yang berbeda -media, youth sports, dan sepak bola profesional- namun sama-sama memiliki pengaruh kuat dalam membangun komunitas, menciptakan engagement, serta menggerakkan generasi muda melalui karya dan prestasi.

Ia bahkan sempat memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mencari inspirasi nama gedung tersebut.

“Saya sempat masukkan konsep gedung ini ke AI lalu minta rekomendasi nama. Eh ternyata dikasih nama Bonek Center. Rupanya AI tahu juga Bonek,” ujar Dahlan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: