RAKYATBENGKULU.COM - Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, kebutuhan masyarakat Bengkulu terhadap uang tunai meningkat signifikan.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu mencatat lonjakan permintaan penukaran uang baru, yang telah menjadi tradisi tahunan dalam rangka memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, BI Bengkulu telah menyiapkan uang kartal sebesar Rp1,9 triliun.
“Dana yang kita siapkan di Provinsi Bengkulu selama hari besar keagamaan Ramadan dan Idul Fitri ini jauh lebih besar daripada proyeksi kami. Sebelumnya, proyeksi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri itu sekitar Rp1,8 triliun. Jadi jumlah yang kita siapkan sangat mencukupi kebutuhan masyarakat,” ungkap Kepala BI Perwakilan Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat.
BACA JUGA:Menikmati Ramadan: Cara Menghindari Emosi Berlebihan pada Anak Saat Puasa
BACA JUGA:Tanpa Disadari, 7 Penyebab ini Bisa Menghalangi Kebahagiaan
Layanan Penukaran Uang Diperluas
Untuk memudahkan masyarakat, BI Bengkulu membuka layanan penukaran uang di berbagai lokasi strategis, termasuk Pasar Murah.
Selain itu, layanan ini juga diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai bank di Bengkulu.
“Minggu ini mulai dilakukan secara masif untuk penukaran melalui perbankan,” kata Wahyu.
Tidak hanya itu, BI Bengkulu juga menerapkan sistem penukaran uang berbasis digital melalui aplikasi pintar.
Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan dan mengurangi antrean panjang.
BACA JUGA:Tampil Elegan di Hari Raya! Mix and Match Cokelat Mahogani Biar Gak Pasaran
BACA JUGA:Bukan Penampilan Fisik: 8 Sikap yang Membuat Seseorang Lebih Menarik
“Kita lihat animonya sangat luar biasa, minggu ini kuotanya sudah terpenuhi. Tapi nanti di minggu depan kita akan dibuka lagi, jadi masyarakat punya kesempatan untuk mengakses setiap minggunya sampai nanti menjelang akhir lebaran,” jelas Wahyu.