HONDA

Tiga Sekolah Rawan Bencana Belum Siaga

Tiga Sekolah Rawan Bencana Belum Siaga

 

TUBEI - Sesuai pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di Kabupaten Lebong terdapat 4 sekolah rawan bencana. Namun sejauh ini baru 1 sekolah yang sudah ditetapkan sebagai Sekolah Siaga Bencana (SSB). Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Lebong di Desa Talang Ulu, Kecamatan Lebong Utara.

Sedangkan tiga sekolah rawan bencana lainnya, SMPN 2 Lebong, SMPN 1 Lebong dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Lebong belum ditetapkan SSB. Sebagaimana disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Lebong, Fahkrurrozi, S.Sos, M.Si. Pihaknya sudah mengusulkan penambahan SSB sejak 2019. Namun belum bisa diakomodir karena keterbatasan anggaran.

Tahun ini BPBD Lebong kembali mengusulkan ketiga sekolah di titik rawan bencana itu sebagai SSB. ‘’Kami belum bisa memastikan apakah disetujui atau tidak dalam APBD tahun 2022 karena belum ketok palu,’’ kata Fakhrurrozi.

Dijelaskannya, SSB bertujuan membentuk sekolah yang tangguh terhadap bencana. Kegiatannya meliputi sosialisasi, pembuatan kajian risiko bencana, pembuatan peta sekolah dan jalur evakuasi. Termasuk pembuatan standar operasional prosedur (SOP), pelatihan pertolongan pertama dan kebencanaan lainnya. ‘’Setiap pelajar juga diberikan praktek berupa gladi dan simulasi,’’ jelasnya.

Dengan pembentukan SBB tidak hanya memberikan rasa nyaman kepada warga sekolah yang masuk titik rawan bencana. Namun ikut memberikan dampak positif terhadap warga di sekitar sekolah. Setiap pelajar yang telah diberikan pemahaman teknis penanganan bencana siap menjadi relawan kesiapsiagaan bencana. ‘’Baik di sekolahnya maupun di lingkungan tempat tinggal mereka,’’ demikian Fakhrurrozi.(sca)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: