HONDA

Sudah Tujuh Kali Curi Sarang Walet

Sudah Tujuh Kali  Curi Sarang Walet

Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Budi Hatono menjelaskan cara kerja para pelaku pencuri sarang walet saat beraksi.FOTO: DOK RB--

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU,DISWAY.ID – Dua spesialis pencuri sarang walet, yakni IS (54) warga kota Bengkulu dan SS (22) warga Lampung menjadi target operasi tim opsnal macan cempaka selama 10 bulan terakhir.

Usai ditangkap Senin (27/6) lalu, polisi masih melakukan pengembangan terkait sepak terjang kawanan maling ini. 

Keduanya sudah melakukan pencurian sarang walet di area sekitar Pasar Panorama sebanyak tujuh kali,  di 4 TKP. “Pelaku terhadap pencurian walet ini hanya mereka berdua,” kata Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Budi Hatono.

BACA JUGA: 2 Residivis di Bengkulu Spesialis Maling Sarang Burung Walet Dibekuk

Adapun pembeli dari hasil curian mereka ini berada di luar kota Bengkulu, dan memang sudah terorganisir transaksinya. Untuk diketahui, sebelumnya IS dan SS tertangkap ketika sedang beraksi di salah satu gedung sarang walet di jalan semangka area Pasar Panorama.

Kapolsek menerangkan bahwa kedua tersangka ini sudah menjadi target operasi selama 10 bulan.

“Pencurian yang dilakukan keduanya terjadi 10 bulan yang lalu. Modusnya memanjat gedung sarang walet menggunakan peralatan tali dan beberapa besi pengait dan stik besi,” jelas Budi.

Panjang stik yang digunakan kedua tersangka yakni 1 meter dengan jumlah 12 stik besi yang dapat disambung untuk mengaitkan tali sebelum kedua tersangka ini memanjat gedung sarang walet.

BACA JUGA: Kasus Kepemilikan Senpi, Anak Mantan Pejabat Seluma Tersangka

Setelah kedua tersangka ini berhasil memanjat gedung walet mereka mengeluarkan alat lainnya, seperti linggis, dongkrak kedua alat ini digunakan untuk memperbesar lobang walet agar mereka dapat masuk. 

“Kedua tersangka ini merupakan residivis, memang pemain lama yang memang sudah profesional dalam bidang ini, sehingga kita cukup kesulitan saat melakukan penyelidikan kepada keduanya,” ungkap Budi. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: