HONDA

Tegas, Bupati Gusnan Minta Usut Tuntas Pengusutan Dugaan Korupsi Baznas

Tegas, Bupati Gusnan Minta Usut Tuntas Pengusutan Dugaan Korupsi Baznas

Gusnan Mulyadi-DOK-raselnews.com

KOTA MANNA, rakyatbengkulu.disway.id - Pengusutan dugaan korupsi dana Zakat Infaq dan Sadakah (ZIS) dan hibah sebesar Rp 5 miliar di lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Bazans) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) tahun 2019-2020 mendapat dukungan dari banyak pihak.

Termasuk dari Bupati BS Gusnan Mulyadi. Kepercayaan masyarakat terhadap Baznas menurut Gusnan harus tetap dijaga. Maka sudah seharusnya proses penyidikan yang dilakukan oleh jaksa harus benar-benar tuntas dan transparan.

“Bukan lembaganya yang salah, tapi pasti ada oknum yang mencari keuntungan di situ. Maka itu tugas APH yang harus mengusut sampai tuntas. Kita dukung penuh. Baznas harus tetap kita percaya, oknum yang harus bertanggungjawab,” kata Gusnan.

Oleh sebab itu, sebagai dukungan lainnya, Bupati mengharapkan agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Inspektorat dapat membantu APH agar proses penyidikan tuntas. Peran pemerintah daerah wajib mendukung proses penyidikan.

BACA JUGA:Nikmati Wisata Air Terjun Pagar Gading

“Kita tidak berhak mengadili, ada pihak yang berwajib. Tapi mendukung pengusutan wajib dilakukan. Baznas BS harus tetap ada dan hadir untuk masyarakat,” sampai Bupati.

Sebelumnya Kepala Inspektorat Kabupaten BS Hamdan Syarbaini S.Sos mengaku siap membantu pihak jaksa dalam proses penyidikan yakni audit dana dan penghitungan kerugian negara terhadap dugaan korupsi tersebut.

Bagi Hamdan Inspektorat BS selalu siap dan bahkan telah melakukan tugas dengan baik terhadap pengauditan dana Rp 5 miliar. Bahkan Hamdan membeberkan kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan ratusan juta. Sebab banyak item yang diduga tidak tepat sasaran.

“Tugas kami siap membantu melakukan audit dan hitung kerugian negara. Intinya itu, join sama jaksa siap,” sampai Hamdan.

BACA JUGA:Kajari Turun Langsung, Geledah dan Sita BB di Rumah Eks Bendahara Baznas

Sementara itu Kasi Pidsus Kejari BS R.Asido Putra Nainggolan SH memastikan dan menegaskan pihak jaksa tidak akan pernah mundur dan sangat serius dalam penanganan kasus tersebut.

Alasan jaksa karena apa yang terjadi merupakan dana umat yang diduga disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggungjawab. Maka dari itu saat ini pihak jaksa masih fokus terhadap penyidikan.

Bukti penyidikan pihak jaksa sudah memanggil beberapa pengurus Baznas untuk dimintai keterangan. Setelah itu, apabila semua saksi sudah diperiksa, jaksa akan merilis bahkan menyampaikan secara terbuka pihak yang bertanggungjawab.

“Kita bukan tidak mau menyampaikan sekarang, tapi tunggu. Tunggu proses penyidikan selesai. Kita pastikan ini ada pihak bertanggungjawab,” demikian Asido.(tek)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: