HONDA

Emas 129,5 Gram Raib, Rumah Warga Seluma Dibongkar Maling saat Jenguk Orang Tua Sakit

Emas 129,5 Gram Raib, Rumah Warga Seluma Dibongkar Maling saat Jenguk Orang Tua Sakit

Saat jenguk orang tua sakit, emas 129,5 gram milik Warga Seluma raib lantaran rumah dibongkar maling. --dokumen/rakyatbengkulu.com

SELUMA, RAKYATBENGKULU.COM - Emas 129,5 gram hilang karena rumah dibongkar maling ketika menjenguk orang tua sakit.

Nasib sial dialami Tumini (44) warga Desa Sidoluhur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma yang menjadi korban pelaku pencurian.

Karena kejadian tersebut, korban kehilangan perhiasan emas seberat 129,5 gram dan juga uang tunai sekitar Rp65 juta.

Diketahui pelaku masuk ke dalam rumah korban ketika korban sedang berkunjung ke rumah orangtuanya yang sedang sakit.

Adapun peristiwa ini dilaporkan korban ke Polsek Sukaraja pada hari Selasa, 4 Maret 2024.

BACA JUGA:Dugaan Korupsi Tukar Guling Lahan di Seluma Naik ke Penyidikan, Pengusutan Dikebut Kejari

Diungkapkan Kapolsek Sukaraja, Iptu. Catur Teguh Susanto, SH, menjelaskan kalau korban berprofesi sebagai ASN di jajaran Pemerintah kabupaten Seluma, dimana kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, 1 Maret 2024 sekitar 18.30 WIB.

Kejadian bermula ketika korban pergi ke rumah orang tuanya bersama dengan salah satu keluarganya, Sima yang berjarak tidak jauh dari rumah korban pada pukul 13.00 WIB.

Pada saat itu rumah ditinggalkan di dalam keadaan kosong dan semua pintu telah terkunci, sedangkan suami korban yang juga ASN di Pemerintah kabupaten Seluma pada saat itu sedang berada di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dan sesampainya di rumah orang tuanya, korban dan Sima bertemu kakak kandungnya, Mei Haya dan mereka memutuskan membersihkan rumah orangtuanya karena sang ibu akan pulang dari rawat inap di rumah sakit.

BACA JUGA:3 Kantor Digeledah Jaksa, Penyidikan Kasus Tukar Guling Lahan Seluma Tahun 2008

Kemudian sekitar pukul 18.30 WIB, korban berencana ingin pulang ke rumah untuk menghidupkan lampu.

Akan tetapi Mei Haya menawarkan diri untuk ke rumah korban menghidupkan lampu rumah korban.

"Tidak lama setelah ke rumah korban, Mei Haya kembali ke rumah orangtua korban untuk melaporkan kalau rumah korban sudah dalam kondisi berantakan seperti ada tanda-tanda pencurian," ujar Kapolsek yang dikutip dari KORANRB.ID.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: