HONDA

Siap-siap Ada Pasar Murah Serentak di Bengkulu, Catat Jadwalnya

Siap-siap Ada Pasar Murah Serentak di Bengkulu, Catat Jadwalnya

10 Daerah Gelar Pasar Murah Untuk Cegah Inflasi Provinsi Bengkulu, Catat Jadwalnya--Instagram/humas_bandung

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - 10 daerah kabupaten/kota gelar pasar murah untuk mencegah timbulnya inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) Provinsi Bengkulu, catat jadwalnya.

Direncanakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, yang merupakan salah satu upaya mencegah inflasi menjelang Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriyah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, Darjana menuturkan pihaknya sudah mengkaji alasan terjadinya inflasi menjelang dan pada saat Ramadan.

Hal tersebut akibat dari kenaikan belanja bahan pokok masyarakat pada H-1 Ramadan.

BACA JUGA:Asli Pegunungan Andes AS, Ini 9 Manfaat Pepino Bagi Kesehatan, Mengandung Vitamin C dan Antioksidan Tinggi

"Berdasarkan data tersebut kami menggelar pasar murah selama 3 hari, 8-10 Maret 2024 untuk stabilisasi harga," dikutip dalam artikel Koranrb.id.

Jadwal pelaksanaan pasar murah ini nanti menyediakan komoditas bahan pangan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu dan sembako lainnya.

Diprediksi komoditas pangan tersebut memberikan pengaruh cukup signifikan pada inflasi dari kelompok pangan volatil.

"Pasar murah tujuannya agar semua warga bisa membeli beras dengan harga murah," tambahnya.

BACA JUGA:Sakit, Desta Ditemani Trio Strong dan Mantan Istri Natasha Rizky, Fotonya Dicrop Nitizen

Bukan hanya beras yang menjadi prioritas dalam pasar murah ini, namun sembako lainnya juga menjadi sasaran seperti minyak goreng, terigu dan semua sembako, serta sayuran seperti cabai juga bawang.

TPID Provinsi Bengkulu optimis, inflasi daerah pada hari besar nasional dan keagamaan di semester pertama 2024 ini bisa berada pada rentang target nasional 2,5 plus minus 1 persen.

"Pola inflasinya itu mirip dilihat 3 tahun sebelum pandemi dan 4 tahun setelah pandemi biasanya H-1 Ramadhan itu harganya melambung saat masa Ramadan itu lebih rendah," ujarnya.

Darjana berharap di Maret dan April 2024 ini angkanya lebih rendah dari inflasi di Februari dengan intervensi penanganan inflasi sebelum Ramadanpola inflasinya itu mirip.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: