HONDA

53 Warga Terjangkit DBD di Kaur, Kasus Terbanyak Tercatat di 2 Kecamatan Ini

53 Warga Terjangkit DBD di Kaur, Kasus Terbanyak Tercatat di 2 Kecamatan Ini

Tercatat Sebanyak 53 Warga Yang Terjangkit DBD, Di Kaur--Instagram.com/ hdmall.id

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Sebanyak 53 warga di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Tercatat kasus ini terjadi sejak terjadi sejak bulan Januari hingga Februari 2024 dan tersebar di sejumlah kecamatan.

Sub Koordinator Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau P2P, Beni Siska Sari mengatakan data ini merupakan rekapan langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur sesuai laporan beberapa puskemas.

Berdasarkan data, dalam tempo 2 bulan dari Januari hingga Februari ini tercatat sudah sebanyak 53 warga yang terjangkit DBD.

BACA JUGA:Cegah Kembang Biak Nyamuk Aedes Aegypti dan Kenali 6 Ciri Nyamuk Penyebab DBD

Rincian pada bulan Januari tercatat sebanyak 25 kasus DBD dan di bulan Februari sebanyak 28 kasus.

Ia juga menyebutkan jika kasus DBD paling banyak terjadi di 2 Kecamatan yaitu di Tanjung Kemuning dan juga Kecamatan Kelam Tengah, selama 2 bulan sebanyak 35 warga yang sudah terkena DBD.

"Dalam dua kecamatan ini, sekarang yang paling banyak tercatat banyak mengidap penyakit DBD," ujarnya seperti yang dikutip dari KoranRB.ID, Sabtu 9 Maret 2024.

Disampaikannya juga, jumlah kasus ini cukup tinggi, padahal upaya untuk pencegahan oleh pihak Dinkes melalui rekan-rekan di lapang terus dilakukan.

BACA JUGA:Ketahui Tanda dan Gejala DBD yang Harus Diwaspadai, Beserta Cara Mencegahnya

Mulai dari sosialisasi, fogging hingga membersihan bersama tempat sarang nyamuk oleh pihak desa melalui instruksi dari Dinkes.

Upaya pencegahan DBD juga dilakukan dengan menyiagakan petugas di puskesmas untuk mengantisipasi apabila ada penambahan kasus.

Adapun tinggi kasus DBD ini karena faktor cuaca yang saat ini sering hujan. Selain itu imun seseorang juga menurun karena cuaca hingga membuat rentan terserang DBD.

Daitambah lagi nyamuk DBD akan berkembang biak jauh lebih banyak pada musim hujan, sebab nyamuk berasal dari genangan air hujan untuk tempat bertelur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: