Benci Ditinggal Pas Lagi Sayang? Ini Kenapa Banyak Gen Z Trauma Sama Hubungan

Banyak Gen Z yang trauma buat mulai hubungan baru gara-gara ghosting,--Freepik.com/freepik
BACA JUGA:Kreasi Olahan Kurma untuk Takjil Buka Puasa yang Lezat dan Praktis
3. Standar Hubungan yang Makin Nggak Realistis
TikTok, Instagram, dan YouTube sering banget ngejual mimpi soal hubungan yang perfect. Couple goals, surprise romantis, atau pacar yang super pengertian semua itu bikin banyak orang punya ekspektasi tinggi.
Pas ketemu realita yang jauh dari itu, akhirnya kecewa dan nggak jarang jadi takut buat mulai lagi.
4. Banyak yang Takut Terlalu Terikat
Banyak Gen Z yang trauma sama hubungan karena mereka takut kehilangan kebebasan. Hubungan yang terlalu posesif, terlalu menuntut, atau bikin stres malah bikin orang nggak nyaman.
Akhirnya, banyak yang lebih milih sendiri daripada harus masuk ke hubungan yang nggak sehat.
BACA JUGA:Lolos PPPK tapi Belum Diangkat? Begini Nasib Guru Honorer di Rejang Lebong
5. Trust Issues yang Nggak Ada Habisnya
Dikhianati sekali aja udah cukup buat bikin orang susah percaya lagi. Apalagi kalau udah ngalamin diselingkuhin, dibohongin, atau dimanipulasi.
Trust issues ini yang bikin banyak anak muda lebih memilih buat fokus ke diri sendiri daripada harus jatuh ke lubang yang sama.
6. Self-Love Jadi Prioritas Utama
Dulu, punya pasangan sering dianggap sebagai tujuan hidup. Tapi sekarang, banyak Gen Z yang lebih milih buat fokus ke diri sendiri.
Healing, self-improvement, dan kebebasan jadi prioritas, daripada harus masuk ke hubungan yang bisa aja malah bikin mental makin capek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: