HONDA

Dua Kasus HIV Aktif Ditemukan di Bengkulu Utara, Salah Satunya Ibu Hamil

Dua Kasus HIV Aktif Ditemukan di Bengkulu Utara, Salah Satunya Ibu Hamil

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Pratiwi--Dok/KORANRB.ID

RAKYATBENGKULU.COM Kasus HIV kembali mencuat di Bengkulu Utara

Dinas Kesehatan setempat mencatat terdapat dua kasus aktif HIV di wilayah tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 1.247 warga, yang terdiri dari 201 laki-laki dan 1.047 perempuan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan ada dua warga yang positif HIV, dan saat ini sedang dalam penanganan medis secara intensif,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Pratiwi.

Dari dua kasus tersebut, satu di antaranya adalah seorang ibu hamil.

BACA JUGA:Soto Vaganza 2025 Meriahkan HUT Semarang ke-478, 4.478 Porsi Soto Dibagikan Gratis!

BACA JUGA:Pramono Anung Targetkan Jakarta Jadi Destinasi Wisata Sepak Bola Internasional

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena potensi penularan virus ke janin dalam kandungan harus dicegah semaksimal mungkin. 

Pratiwi menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah penanganan, termasuk pemberian obat secara rutin dan pemeriksaan kesehatan berkala terhadap kedua pasien tersebut.

“Kami terus melakukan pemantauan medis dan pemberian obat antiretroviral untuk menjaga kondisi kesehatan pasien, terutama ibu hamil yang terinfeksi, agar tidak menularkan virus kepada anaknya nanti,” jelas Pratiwi.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu fokus utama saat ini adalah memastikan kedua pasien mendapatkan pengawasan medis berkelanjutan, sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.

BACA JUGA:Wamenkomdigi Ajak Media Nasional Ciptakan Model Bisnis Baru Hadapi Dominasi Digital

BACA JUGA:RI dan Norwegia Sepakat Perkuat Kerja Sama Lingkungan, Fokus pada Penanganan Perubahan Iklim dan Ekonomi Karbo

Selain itu, Dinas Kesehatan turut melakukan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap gaya hidup yang berisiko tinggi terhadap penularan HIV.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi seks bebas dan penyalahgunaan narkoba. Gaya hidup bebas sangat rentan menjadi jalur penularan HIV,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait