HONDA

8.150 Siswa SD dan SMP di Mukomuko Dapat Seragam Sekolah Gratis Tahun Ajaran 2025

8.150 Siswa SD dan SMP di Mukomuko Dapat Seragam Sekolah Gratis Tahun Ajaran 2025

Kabid Pendidikan Sekolah Dasar, Ramon Hoski --Bayu/rakyatbengkulu.com

MUKOMUKO, RAKYATBENGKULU.COM – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali merealisasikan program bantuan seragam sekolah gratis untuk tahun ajaran 2025. 

Bantuan ini ditujukan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik di bawah naungan Disdikbud maupun madrasah yang berada di bawah Kementerian Agama.

Total sebanyak 8.150 siswa akan menerima seragam sekolah gratis. Rinciannya, 4.447 siswa tingkat SD dan 3.703 siswa tingkat SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko.

Kepala Disdikbud Mukomuko, Epi Mardiani, melalui Kabid Pendidikan Sekolah Dasar, Ramon Hoski menyampaikan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang telah dijalankan Pemkab Mukomuko dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:1.000 Personel Gabungan Siaga, Kawal Aksi Indonesia Cemas Jilid II di DPRD Bengkulu

BACA JUGA:Indonesia Sabet 28 Medali di WorldSkills ASEAN 2025, Siap Jadi Tuan Rumah 2027

"Dari total 8.150 siswa ini dalam rincianya sebanyak 4.447 siswa dari tingkat SD dan 3.703 siswa dari tingkat SMP yang akan menerima program bantuan seragam gratis pada tahun ini," ujar Ramon kepada Rakyatbengkulu.com, Selasa 2 September 2025.

Setiap siswa akan mendapatkan dua setel seragam lengkap. Untuk siswa SD, seragam yang dibagikan adalah seragam merah putih dan seragam pramuka, sedangkan siswa SMP akan menerima seragam biru putih dan seragam pramuka.

"Selain bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, bantuan ini juga merupakan kebijakan yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga siswa. Dengan adanya bantuan ini, orang tua tidak lagi terbebani dengan biaya pembelian seragam baru," jelasnya.

Ramon juga mengungkapkan bahwa distribusi seragam sempat mengalami sedikit keterlambatan dari jadwal semula. 

Penundaan ini disebabkan oleh proses validasi data siswa yang dilakukan secara menyeluruh dan ketat untuk memastikan keakuratan penerima manfaat.

BACA JUGA:Resmi! Real Betis Permanenkan Antony dari Manchester United hingga 2030

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Siapkan Rp2 Miliar Hidupkan Lagi Mega Mall dan PTM

"Meskipun terlambat, kami harus melakukan pengecekan data dengan sangat teliti agar tidak ada siswa yang terlewat. Semua data diverifikasi melalui sistem dan juga dikonfirmasi kembali oleh pihak sekolah. Setelah proses ini selesai, kami menargetkan pada pertengahan bulan ini penyaluran seragam gratis akan dilakukan serentak," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: