Polres Kaur Tanam Jagung untuk Ketahanan Pangan dan Penanganan Stunting
Langkah Polres Kaur dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung di lahan kelompok tani dan area Polres.--Koranrbid/rusman
BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Polres Kaur kembali menunjukkan komitmennya mendukung program astacita Presiden RI terkait ketahanan pangan.
Melalui Sat Intelkam, Polres Kaur melakukan penanaman dan pemupukan jagung di lahan kelompok tani Karya Prakarsa, yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur.
Lahan seluas 700 meter ini kini sudah berusia sekitar dua minggu sejak penanaman awal. Dalam proses pemupukan, Polres Kaur menggandeng TNI, Dinas Pertanian, dan kelompok tani untuk memastikan tumbuh kembang tanaman berjalan optimal.
BACA JUGA:Antisipasi Bencana, Pemkab Mukomuko Siapkan Dana BTT Rp2 Miliar di 2025
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Naikkan Bantuan Dana Parpol 100 Persen di 2025, Alokasi Capai Rp1,1 Miliar
Dikutip dari KORANRB.ID, Kapolres Kaur, AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH, melalui Kasat Intelkam, AKP Ahmad Khairuman, SH, M.Si, mengungkapkan bahwa Polres Kaur juga memanfaatkan lahan seluas satu hektare di belakang kantor Polres untuk penanaman jagung.
“Untuk mendukung program astacita, kita terus melakukan penanaman jagung memastikan ketahanan pangan,” ujar Ahmad saat pemupukan di lahan kelompok tani Karya Prakarsa.
Rencananya, panen jagung dari lahan kelompok tani dan lahan belakang Polres akan dilakukan serentak.
Hasil panen ini akan didistribusikan kepada masyarakat Kaur untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu penanganan kasus stunting.
BACA JUGA:Dua Peserta Seleksi PPPK Kaur Gugur di Hari Pertama, Ini Penjelasannya
BACA JUGA:Heboh Kasus Pencurian Sapi di Kaur, Pembeli Nyaris Diamuk Massa
“Hasil panen nanti akan dibagikan, juga untuk membantu penanganan kasus stunting di Kaur,” tambah Ahmad.
Ahmad juga mengimbau masyarakat Kaur agar memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman pangan seperti jagung, umbi-umbian, dan padi darat.
Langkah ini dinilai penting, terutama dalam menghadapi potensi krisis pangan akibat pemanasan global.
“Kita sudah berikan imbauan kepada masyarakat Kaur supaya memanfaatkan lahan kosong mereka agar bisa ditanami dengan tanaman pangan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: