HONDA

Tausiyah: Modal Masuk Surga

Tausiyah: Modal Masuk Surga

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Setiap manusia pastilah ingin masuk surga. Dan setiap yang ingin masuk surga haruslah memiliki modal untuk mendapatkannya, karena dalam kehidupan ini segala sesuatu harus punya modal, apalagi ketika ingin masuk surga. Lalu apakah modal masuk surga tersebut? Ada empat modal dasar yang harus dimiliki:

BACA JUGA:Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad di Rejang Lebong, Berkah Allah SWT Turunkan Hujan

Modal pertama adalah Ilmu. Siapa pun yang ingin masuk surga, maka ia harus punya ilmu. Dan ilmu yang dimaksud itu adalah ilmu yang berhubungan dengan keislaman. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabada: “Barangsiapa yang ingin Allah berikan kebaikan kepadanya, niscaya Allah jadikan ia memahami dengan baik hal-hal yang berkaitan dengan agama”. (HR al-Bukhari)

BACA JUGA:Ini ! 6 Golongan Orang yang Tidak Bisa Mencium Bau Surga

Oleh karena itu, siapa pun kita dan apa pun profesi yang kita geluti, hendaknya jangan lupakan ilmu agama. Betapa tidak, untuk setiap persoalan-persoalan kecil dalam kehidupan dunia ini harus ada ilmunya, seperti cara memasak nasi, memasak gulai, bahkan memasak air, apalagi dalam hal-hal yang dapat memasukkan kita ke surga.

BACA JUGA:Diyakini Bisa Membawa Keberuntungan, Ini Khasiat Memakai Batu Akik Red Rafflesia

Disebutkan dalam tafisir al-Qurthubi bahwa Khalifah Umar bin al-Khaththab pernah berkata:  “Tidak ada yang boleh membuka lapak di pasar kita ini kecuali bagi yang sudah mengerti fikih bisnis. Karena jika tidak, ia akan terjerumus dalam praktik bisnis ribawi”.

BACA JUGA:Ditemukan di Eropa, Batu Akik Kuno Berlafazkan Tulisan Allah Ungkap Hubungan Islam dengan Bangsa Viking

Modal kedua yang harus dimiliki adalah Amal. Ada dua kaitan yang erat antara ilmu dan amal. Kaitan yang pertama adalah bahwa ilmu yang sudah diperoleh haruslah diamalkan.

BACA JUGA:Suka Membanggakan Diri, Sombong dan Iri Hati, Hati-Hati Kamu Berpeluang Tidak Dicintai Allah

Orang yang punya ilmu ibarat orang yang punya makanan tapi tak dimakan, punya minuman tapi tak diminum, punya uang tapi tak dibelanjakan.

BACA JUGA:Shodaqallahhul Azhim Bukan Sunnah Nabi Muhammad saat Selesai Membaca Al Quran, Berikut Penjelasannya

Fudlail bin ‘Iyadl mengatakan: “Seorang  yang memiliki ilmu masih dianggap sebagai orang bodoh dengan ilmunya hingga ia amalkan ilmu tersebut. Apabila ia telah mengamalkannya, maka ia adalah orang berilmu”.

Modal yang ketiga adalah Dakwah. Dengan dakwah, maka seseorang akan mendapatkan limpahan pahala yang berlipat ganda.

BACA JUGA:Baca dan Amalkan Doa Ini 40 Kali Ketika Sedang dalam Kesulitan, Pertolongan Allah SWT Akan Datang

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun” (HR Muslim).

BACA JUGA:Pertanda Allah SWT akan Menaikkan Derajat Seseorang, Kenali 4 Tanda-tanda Berikut!

Apa itu dakwah? Dakwah artinya mengajak kepada Allahsubhanahu wa ta’ala dan megikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

BACA JUGA:Masya Allah, Bisa Kaya Raya Mendadak! Warga Kaur Jual Ambergris Miliaran Rupiah

Maka apa pun aktifitas yang dilakukan dalam rangka untuk mengajak kepada Allah dan Rasul-Nya, maka itu adalah dakwah. Orang yang berdakwah disebut dengan da’i. Menjadi da’i tidak harus jadi kiyai atau pun ustadz. Baca Selanjutnya>>>

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: