HONDA

Siswanya Hanya 6 Orang, Tak Ada Siswa Baru, Sekolah Ini Tutup

Siswanya Hanya 6 Orang,  Tak Ada Siswa Baru, Sekolah Ini Tutup

SMK Jurusan Keperawatan dan Perhotelan di bawah naungan Yayasan Bina Husada Kaur bakal tutup dalam waktu dekat.FOTO: FIRMAN RB--

 

KAUR, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID – SMK Jurusan Keperawatan dan Perhotelan di bawah naungan Yayasan Bina Husada Kaur tahun ajaran baru ini tidak ada siswa baru.

 

Tahun ini, tidak satu pun calon siswa berminat mendaftar di sekolah yang beralamat di Desa Jembatan Dua, Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur itu.

 

Kepala SMK Bina Husada Kaur, Hasrul Sani, S.Pd mengakui tidak ada calon siswa yang mendaftar di sekolah yang dipimpinnya. Kondisi ini sudah terjadi sejak tahun ajaran 2019/2020.

 

Hal itulah yang membuat sekolah tersebut terancam ditutup. Hanya enam orang siswa saat ini yang tersisa di kelas XI. Maka dari itu menutup sekolah ini merupakan keputusan terbaik.

 

Nantinya enam siswa kelas XI akan diurus, untuk dipindahkan ke sekolah lain.

 

BACA JUGA: 478 Siswa Diterima SMKN 1 Kota Bengkulu, Waktu Daftar Ulang di Sini

 

Dijelaskannya, setelah mengurus ijazah 40 siswa yang baru lulus beberapa waktu lalu, pihaknya akan melakukan pengurusan penutupan sekolah.Benar, kami akan menutup sekolah.

 

Tidak ada siswa baru yang bersekolah di sini. Sedangkan siswa yang berjumlah enam orang akan kami pindahkan. Kami akan mengurus perpindahan mereka," terangnya.

 

Hasrul Sani menerangkan pihaknya akan tetap bertanggungjawab atas siswa yang masih ada, serta bertanggungjawab atas ijazah siswa yang baru lulus. Diakuinya, keputusan akan menutup sekolah ini sangat berat dilakukan.

 

Sekolah lanjutnya, sudah lebih dari 10 tahun berdiri. 

 

Namun tidak ada pilihan lain, karena minat menempuh pendidikan di sekolah swasta memang kurang. Sehingga inilah yang membuat sekolah tidak mendapatkan calon siswa selama dua gelombang tahun ajaran baru.

 

Menurutnya, segala upaya telah dilakukan dengan melakukan promosi dan mendatangi SMP-SMP yang ada di Kabupaten Kaur untuk menawarkan para siswa melanjutkan pendidikan di SMK Bina Husada.

 

Tapi tetap saja tidak ada murid baru yang terjaring.

 

BACA JUGA: Setelah Keroyok Tetangga, Begini Kondisi Ayah dan 2 Anak

 

“Kalau dibilang sedih atau tidak dengan nasib sekolah ini, kami bersama dewan guru sangat sedih, namun mau bagaimana lagi, memang tidak ada murid yang berminat di sekolah ini,” tuturnya.

 

Terpisah, Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah IX Bintuhan, H. Jayadi Ruslan, SS, M.TPd mengatakan  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terdiri dari 4 jalur, yakni zonasi, afirmasi, perpindahan orangtua, dan prestasi.

 

Hal tersebut menurutnya, dapat menguntungkan dan mempermudah baik calon peserta didik, maupun pihak sekolah. Apabila terjadi tidak adanya calon siswa yang mendaftar, tentunya hal tersebut hak dari calon peserta didik yang tidak dapat dipaksakan.

 

Kalau memang harus tutup karena tidak ada murid ya mungkin dapat dipaksakan. Yang pastinya seluruh kewajiban harus diselesaikan terlebih dahulu,” harapnya. (pir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: