HONDA

Penikam Warga Hingga Tewas di Depan Bencoolen Mall Diburu Aparat

Penikam Warga Hingga Tewas di Depan Bencoolen Mall Diburu Aparat

Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady--Febi/rakyatbengkulu.disway.id

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.DISWAY.ID - Pelaku penikaman yang menyebabkan DA (18),  warga asal Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan dan AL (19) warga Kota Bengkulu  dalam perburuan aparat.

Keduanya diketahui tewas, usai ditikam di depan Kios SPBU  di depan Bencoolen Mall Kota Bengkulu, Senin (1/8) dinihari.

Kapolres Bengkulu AKPB Andi Dady kepada rakyatbengkulu.disway.id mengatakan pihaknya tengah bekerja mengungkap kasus yang menimbulkan dua korban jiwa tersebut.

BACA JUGA: Sedang Ngumpul Minum Tuak, Dua Pemuda Ditikam Hingga Tewas

"Awalnya karena ada keributan, sementara kita akan mencari tahu beberapa saksi dan sudah melakukan pemeriksaan.

Jadi harap bersabar nanti akan kita ungkap siapa-siapa pelakunya," sampai Kapolres.

Lanjut Andi, awalnya peristiwa tersebut dilatarbelakangi karena ada keributan.

Mencegah  keributan lebih luas, pihaknya meminta masyarakat  segera melapor ke personel kepolisian.

BACA JUGA: Terindikasi Ada Pemasangan Listrik Ilegal, UPTD Pasar Surati PLN

"Saya mengimbau juga kepada masyarakat mana kala memang ada keributan, atau kiranya adanya gangguan-gangguan silahkan melaporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Jangan malah bertindak sendiri yang mengakibatkan kejadian yang mengarah tindak pidana," sambungnya.

Saat ini tegas Andi, pihaknya masih melakukan penyelidikan atau penanganan atas kasus tersebut.

Diwartakan  sebelumnya, DA dan AL membeli minuman keras jenis tuak di daerah Pasar Minggu Kota Bengkulu.

Setelah minum-minum di kawasan Jalan S. Parman Kelurahan Padang Jati tersebut, kedua korban kemudian bergeser ke depan Bencoolen Mall.

Di sana, korban bertemu dan berkenalan dengan 3 orang yang tidak dikenal dan ikut bergabung minum-minum di TKP.

BACA JUGA: 5 Paskibra RL Lolos Seleksi tingkat Provinsi

Kemudian, sekitar pukul 00.30 WIB datang sekelompok orang yang tidak dikenal dan terlibat ribut dengan salah satu dari kelompok korban.

Para pelaku langsung menghampiri korban dan melakukan penyerangan, hingga berujung perkelahian.

Kedua korban kemudian mengalami luka tusuk, akibat perkelahian tersebut dan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: