HONDA

Suami Oknum PNS Wanita Menikah Sirih, Donok : 'Tak Pernah Terima Panggilan dari Dinas Dikbud'

Suami Oknum PNS Wanita Menikah Sirih, Donok : 'Tak Pernah Terima Panggilan dari Dinas Dikbud'

Suami Oknum PNS Wanita Menikah Siri, Wikim KImandonok (kiri,red): 'Tak Pernah Terima Panggilan dari Dinas Dikbud'--FOTO KORANRB.ID/DOK/RB

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Suami oknum PNS wanita menikah sirih, Donok : 'tak pernah terima panggilan dari Dinas Dikbud'. 

Itu merupakan ungkapan dari Wikim Kimandonok atau akrab disapa Donok, suami sah dari EL oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS wanita yang menikah lagi tersebut.

Donok kepada rakyatbengkulu.com secara tegas, mengatakan pertama ia sama sekali tidak pernah tahu kalau ada pemanggilan dirinya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah.

Apalagi pemanggilan dirinya itu sudah berlangsung mulai pemanggilan ke-1 dan ke-2, bahkan bakal ada pemanggilan ke-3.

BACA JUGA:Ini Sosok PHK Pasangan Selingkuh ASN Benteng, Keduanya Menikah Sirih Lebih dari 4 Bulan Lalu

BACA JUGA:EL (40) PNS Benteng yang Nikah Sirih : Tega Tinggalkan Suami dan 3 Anak yang Masih Kecil-kecil

"Tidak tahu saya kalau ada panggilan. Saya merasa tidak pernah mendapatkan pemanggilan dari Dikbud Bengkulu Tengah. Tanpa ada panggilan jelas saya tidak hadir," kata Donok saat dihubungi via handphone.

Ke depan, kalaupun memang ada pemanggilan dirinya, ia masih akan konsultasikan pada pengacaranya.

Apakah ia memang perlu untuk menghadiri pemanggilan dari Dikbud Bengkulu Tengah tersebut. 

Atau sebaliknya, ia justru tidak perlu menghadiri upaya mediasi yang dilakukan Dikbud Bengkulu Tengah itu.

Pasalnya, peristiwa kejadian ataupun kasus pernikahan sirih dilakukan istrinya EL dengan PHK, seorang lelaki warga Bengkulu Tengah, sudah dipercayakannya pada pengacara. 

BACA JUGA:ASN Benteng EL dan Pasangan Selingkuhannya PHK, Keduanya Saling Mengenal via Facebook

BACA JUGA:EL sebagai ASN Benteng ke Kantor 'Dimodali' Sang Suami Toyota Yaris, Mobil Itu Kini Sudah Dijualnya

Wikim Kimandonok, mengatakan ia menghargai upaya mediasi yang dilakukan oleh Dikbud Bengkulu Tengah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: