HONDA

Tunggakan Rp10 Miliar, Ini yang Dilakukan Perumda Tirta Bukit Kaba Rejang Lebong

Tunggakan Rp10 Miliar, Ini yang Dilakukan Perumda Tirta Bukit Kaba Rejang Lebong

Direktur PDAM Tirta Bukit Kaba Rejang Lebong Hendra Noviansyah--

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menginventarisir jumlah sambungan yang mengalami tunggakan sebesar Rp10 miliar lebih.

Upaya serius dalam menangani tunggakan PDAM Tirta Bukit Kaba ini dimulai dari Pendataan jumlah sambungan yang menunggak termasuk yang telah melakukan pembayaran dan pelanggan yang menunggak tidak tahu keberadaanya. 

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bukit Kaba, Hendra Novianzah menjelaskan selain selalu melakukan himbauan kepada masyarakat untuk membayar tunggakan pembentukan tim penagihan dan tim Inventarisir data pelanggan yang menunggak.

"Memang tercatat tunggakan sebesar Rp 10 Miliar dan itupun sudah ada yang secara bertahap membayar tunggakan namun tetap tunggakan itu akumulasi dari bulan ke bulannya bisa jadi pergeseran angka tetap naik karena akumulasi namun jumlah pelanggan yang menunggak sudah berkurang," ungkap Hendra Novriansyah.

BACA JUGA:Bayar PDAM Secara Online, Permudah Layanan Cegah Tunggakan Tagihan

Disebutkan Hendra pentingnya inventaris data pelanggan dan keberadaan pelanggan secara detail untuk memudahkan penagihan kepada pelanggan yang menunggak.

"Ada juga rumah pelanggan yang tidak diketahui lagi keberadaanya sehingga angka pasti tunggakan dan lokasi terpetakan secara baik,dan tim penagihan bisa melakukan turun ke lapangan untuk melakukan penagihan tunggakan PDAM," terang Hendra 

Jika dilihat dari peraturan para pelanggan yang sudah menunggak selama tiga bulan lebih bisa dilakukan pencabutan pasangan PDAM Tirta Bukit Kaba namun tetap diupayakan penagihan terlebih dahulu.

"Iya tiga bulan nunggak bisa dilakukan pencabutan sambungan tapi tetap ditagih terlebih dahulu berikut beban tunggakannya,diantaranya tunggakan sebesar Rp10 sudah terjadi dari tahun Ketahun itulah agak sedikit menyulitkan apalagi rumah pelanggan yang tidak diketahui lagi keberadaanya," ujar Hendra 

BACA JUGA:Rugikan Negara Rp454 Juta, Mantan Direktur PDAM Rejang Lebong Ditahan Jaksa

Selain itu, PDAM Tirta Bukit Kaba Rejang Lebong Provinsi Bengkulu tetap melakukan penagihan secara optimal kepada pelanggan untuk mengurangi jumlah tunggakan dari setiap bulannya.

"Kami berharap kepada masyarakat agar setiap bulan rutin membayar tagihan PDAM apalagi saat sudah dipermudah bisa dibayarkan secara online melalui aplikasi Dana, Indomaret dan Alfamart yang sudah bekerjasama sedangkan untuk penjajakan ke bank daerah masih dilakukan sehingga bisa dibayar M-banking," papar Hendra 

Selain itu, Penanganan kebocoran pipa distribusi air bersih ditangani oleh dua tim khusus, memastikan respons cepat terhadap setiap laporan kebocoran.

Adapun penyebab kebocoran pipa air bersih meliputi pengerjaan proyek pembangunan yang tidak berkoordinasi dengan pihak perusahaan, debit air yang terlalu tinggi, kerusakan sengaja oleh oknum warga, dan adanya jaringan pipa lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: