HONDA

Produksi Gabah di Kaur Meningkat Pesat pada 2024, Capai 42 Ribu Ton

Produksi Gabah di Kaur Meningkat Pesat pada 2024, Capai 42 Ribu Ton

Petani di Kaur sedang panen padi.--Dok/KORANRBID

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Produksi gabah di Kabupaten Kaur mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2024. 

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kaur, jumlah produksi gabah mencapai 42.012,6 ton, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencapai 39.213,23 ton.

Kenaikan ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang lebih mendukung dibandingkan tahun sebelumnya. 

BACA JUGA:Kehilangan Peluang Baik: 8 Tanda Kamu Menjadi Red Flag bagi Diri Sendiri

BACA JUGA:Kapal Nelayan di Seluma Karam Dihantam Ombak, Tiga Bersaudara Selamat

Dilansir dari KORANRB.ID, pada 2023, musim kemarau melanda Kabupaten Kaur selama lebih dari empat bulan, mengakibatkan para petani kesulitan bercocok tanam hingga mengalami gagal panen.

“Tahun 2024 jumlah produksi gabah jauh meningkat drastis dibandingkan tahun 2023. Se-Kabupaten Kaur tembus 42 ribu ton lebih,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kaur, Kastilon Sirad, S.Sos, melalui Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura, Hamsarudin, SST, pada Rabu, 19 Februari 2024.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Kecamatan dengan produksi gabah tertinggi pada 2024 adalah Kecamatan Tanjung Kemuning dengan total lebih dari 5,6 ribu ton.

BACA JUGA:Satpol PP Bengkulu Selatan Gencarkan Razia Pelajar Bolos dan Nongkrong di Warung

BACA JUGA:Target Naik Drastis, Retribusi Parkir Rejang Lebong 2025 Diprediksi Capai Rp 700 Juta 

Posisi kedua ditempati Kecamatan Maje dengan produksi lebih dari 5 ribu ton, sedangkan Kecamatan Lungkang Kule menjadi wilayah dengan produksi terendah, hanya sekitar 700 ton.

“Paling banyak produksi gabah masih dari Kecamatan Tanjung Kemuning dan Maje,” ujar Hamsarudin.

Pada tahun 2024, luas lahan sawah di Kabupaten Kaur tercatat mencapai 8.574 hektare, tersebar di seluruh kecamatan. 

Dengan hasil produksi yang mencapai lebih dari 42 ribu ton, Dinas Pertanian optimistis kebutuhan beras masyarakat Kaur dapat terpenuhi hingga musim panen tahun 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: