HONDA

Jelang Libur Lebaran, PKS Diminta Tak Batasi Pembelian Sawit Petani

Jelang Libur Lebaran, PKS Diminta Tak Batasi Pembelian Sawit Petani

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap mengingatkan PKS untuk tetap memprioritaskan pembelian tandan buah segar kelapa sawit--Dok/KORANRB.ID

Hal ini dikarenakan kebutuhan finansial yang meningkat di momen lebaran. 

Oleh karena itu, kebijakan pembelian dari PKS harus tetap memperhatikan kesejahteraan petani dan keberlanjutan ekonomi daerah.

Arie juga menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan harga beli terendah TBS kelapa sawit.

Ia meminta agar perusahaan tidak menurunkan harga di bawah standar yang sudah ditetapkan.

“Perusahaan tidak boleh menurunkan harga pembelian kelapa sawit petani hingga di bawah harga beli terendah,” tegasnya.

BACA JUGA:Penundaan Pembayaran TPP ASN Rejang Lebong Setelah Lebaran, Ini Penjelasan Sekda

BACA JUGA:Aksi Damai Aliansi Peduli Pino Raya, Tuntut Kejelasan Legalitas PT. ABS dan Keadilan bagi Petani

Harga Sawit Pengaruhi Ekonomi Bengkulu Utara

Menurut Arie, perekonomian masyarakat Bengkulu Utara sangat bergantung pada sektor perkebunan kelapa sawit. 

Perubahan harga, terutama penurunan harga TBS, dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan bahkan angka inflasi di daerah tersebut.

“Artinya harga beli tandan buah segar kelapa sawit akan berpengaruh langsung pada angka inflasi di Bengkulu Utara. Maka memang kami sebagai pemerintah memberikan perhatian khusus,” pungkasnya.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan perusahaan dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait pembelian sawit selama periode libur Lebaran.

BACA JUGA:Kapolri Kunjungi Keluarga AKP Lusiyanto, Janji Usut Tuntas Kasus Penembakan oleh Oknum TNI

BACA JUGA:Keluarga Bongkar Fakta Sosok Oknum TNI AL Pelaku Pembunuhan Jurnalis Juwita

Kejelasan informasi dan kebijakan yang berpihak pada petani menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: