baner atas dalam artikel  2023

Stok Kedelai Impor Kota Bengkulu Menipis

Stok Kedelai Impor Kota Bengkulu Menipis

kacang kedelai--ist/rakyatbengkulu.com

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Bengkulu menyebutkan, stok kedelai impor mulai menipis.

Dimana kedelai impor ini merupakan salah satu bahan baku produksi pembuatan tahu dan tempe di Kota Bengkulu.

Namun begitu, pihak dinas sudah berkoordinasi dengan distributor agar dalam minggu ini stok tambahan sudah tersedia lagi untuk pemenuhan kebutuhan di Kota Bengkulu.

Dijelaskan Kepala Dinas Perindag Kota Bengkulu Bujang HR, kedelai impor saat ini harganya terbilang masih stabil.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan 56 Ribu Ton Kedelai dari Amerika Serikat, Pasokan Kedelai Dalam Negeri Aman?

BACA JUGA:Harga Kedelai Masih Tinggi, Disperindag Minta Distributor Kurangi Harga

Meskipun memang harga saat ini sedikit naik dari harga sebelumnya, yaitu Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu/kg dari harga sebelumnya yang hanya kisaran Rp 9 ribu hingga Rp 11 ribu/kg.

‘’Kalau harga bisa dibilang stabil saat ini, di angka kiasaran Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram.

Kita sudah koordinasi dengan distributor untuk meminta agar 

dalam minggu ini stok tambahan sudah tersedia.

BACA JUGA:Imlek Cemburu

BACA JUGA:Lulus, 44 PPPK Nakes di Sini Diminta Lengkapi Berkas

Agar jangan sampai nanti terjadi kelangkaan kacang kedelai untuk bagan pembuatan tahu dan tempe di Kota Bengkulu,’’ sampai Ujang.

Jikapun nanti, tambah Bujang, stok kedelai impor terlambat masuk, dipastikan tidak akan terlalu berpengaruh terhadap produksi tahu dan tempe di Kota Bengkulu.

Sumber: