HONDA

KPU Rejang Lebong Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Bupati Beri Pesan Ini

KPU Rejang Lebong Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Bupati Beri Pesan Ini

KPU Rejang Lebong Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Bupati Beri Pesan Ini--Badri/rakyatbengkulu

CURUP, RAKYATBENGKULU.COM - Komisi Pemilihan umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong, Senin 29 Januari 2024, menggelar simulasi pemungutan suara serta penggunaan aplikasi Sirekap Pemilu 2024.

Kegiatan simulasi ini digelar di Balai Agung Setia Negara Curup. Dan dihadiri oleh Bupati Rejang Lebong, unsur Forkominda hingga berbagai elemen masyarakat.

Bupati Rejang Lebong, Drs. H. Syamsul Effendi, MM usai melakukan simulasi pemungutan suara mengajak masyarakat Rejang Lebong untuk memberikan hak suaranya pada Pemilu 2024 yang akan dilakukan 14 Februari 2024 mendatang.

"Gunakanlah hak suara pada pemilu 14 Februari mendatang dan jangan golput atau tidak memilih, karena pesta demokrasi ini menentukan masa depan bangsa Indonesia kedepannya," ajaknya.

BACA JUGA:Didiskualifikasi! Hanya 13 Parpol Ikut Pemilu 14 Februari 2024 di Kabupaten Kepahiang

Disebutkan Bupati Syamsul, untuk menghindari antrian panjang saat pencoblosan, masyarakat Rejang Lebong diharapkan pada hari pencoblosan dapat hadir lebih pagi mulai pukul 07.00 WIB untuk melakukan pemungutan suara.

"Jika masyarakat merasa ragu-ragu soal pencoblosan langsung saja tanyakan kepada petugas pemungutan suara dan selama ini juga KPU bersama jajaran telah melakukan bimbingan teknis serta tata cara melakukan pencoblosan.

Begitu juga kepada petugas pemungutan suara diharapkan dapat menjaga kesehatan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Rejang Lebong, Ujang Maman mengatakan simulasi pemungutan suara ini dilakukan serentak dalam rentang bulan Januari 2024 yang telah diagendakan KPU RI.

BACA JUGA:KPU Rejang Lebong Terima Kekurangan Surat Suara dan Sampul Kubus untuk Pemilu 2024

Simulasi ini merupakan gambaran proses pemungutan suara, dimulai dari masyarakat datang ke tempat pemungutan sesuai dengan lokasi pencoblosan atau TPS, menyerahkan undangan dan mengantri untuk pemungutan suara.

"Kita menargetkan masyarakat paham mengenai tata cara pemungutan suara dan sudah tergambar dari simulasi pemungutan suara saat di TPS," katanya 

"Sedangkan untuk persiapan logistik sudah dilakukan sortir lipat dengan target 31 Januari ini kotak suara sudah terpenuhi dan tinggal menunggu distribusi ke TPS masing-masing yang ditargetkan sekitar tanggal 10 Februari mendatang," tutup Ujang Maman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: