baner honda 2022
yamaha 2022
PRAMUKA 2022

Jelang Nataru BPOM Cek Produk Kedaluwarsa dan Tanpa Izin Edar Masuk dalam Parsel

Jelang Nataru BPOM Cek Produk Kedaluwarsa dan Tanpa Izin Edar Masuk dalam Parsel

Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram--Dokumen/rakyatbengkulu.disway.id

 

BENGKULU, RAKYATBENGKULU.COM - Mewaspadai peredaran pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 mendatang, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu akan melakukan pemeriksaan terhadap produk-produk yang dijual ke masyarakat.

Disampaikan Kepala BPOM Bengkulu, Yogi Abaso Mataram, dalam waktu dekat menjelang Nataru ini BPOM Bengkulu akan melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan dengan menyasar pusat perbelanjaan menjelang hari-hari besar banyak menjual produk yang dikonsumsi oleh masyarakat.

"Untuk pemeriksaan Nataru akan kami lakukan, surat dari pusat sudah keluar sehingga kami akan menyusun rencana pemeriksaan produk terhadap sarana-sarana yang kemarin punya track record mungkin tidak baik atau belum memenuhi persyaratan keamanan. Karena kami melakukan pemeriksaan berdasarkan analisa resiko," sampainya, Kamis, 24 November 2022.

BACA JUGA:Dapat Telepon Dikabari Anak Alami Pendarahan, Warga Penurunan Kota Bengkulu Tertipu

BACA JUGA:12 Tahun Penjara Buat Pembunuh Anggota Kodim Seluma

Lanjut Yogi, fokus pemeriksaan sendiri akan dilakukan kepada parsel (bingkisan) yang berisikan makanan-makanan yang memang kerap beredar dan banjir menjelang perayaan hari-hari besar.

"Sama seperti tahun lalu, pemeriksaan kita fokus pada parsel dan produsen-produsen parsel. Dimana memang sarana tersebut, terkait dengan masa kedaluwarsa produk yang sudah dekat. Untuk mengantisipasi itu maka kita akan lakukan pemeriksaan," sambungnya.

Tak hanya itu, pemeriksaan produk menjelang Nataru juga dilakukan terkait dengan label produk, serta nomor izin edar produk.

Jika ada produk yang dijual atau masuk ke dalam parsel tanpa label dan tanpa nomor izin edar, maka dilarang untuk dijual kepada masyarakat.

BACA JUGA:Mahasiswi Asal Bengkulu Utara Jadi Korban Curas Saat Belajar Mobil di STQ, Handphone dan Isi Tas Raib

BACA JUGA:Tangkap Pengedar, BNNP Bengkulu Musnahkan Barang Bukti Ganja 49,02 Gram

"Karena memang Nataru ini difokuskan kepada parsel, maka kami akan lebih fokus dan menyasar pemeriksaan kepada retail modern yang ada di wilayah Bengkulu," jelasnya.

Jika berkaca pada pemeriksaan tahun lalu, pihaknya tidak menemukan adanya parsel yang disengaja dimasukkan produk kedaluwarsa dan produk pangan tanpa izin edar. Ia berharap di tahun ini pun demikian.

Sumber: